Hey guys.. I made this poem for my daddy. I believe that, he'll happy in heaven
Kau raih tangan mungil ini
Kau tandakan kasih dalam hati ini
Kau rayu diri ini
Kau didik diri ini
Surga tempat mu ada saat ini
Ku ingin menatap bola mata mu
Ku ingin selalu bersama diri mu
Jiwa mu yang suci telah tiada
Raga mu yang indah telah musnah
Hanya itu yang dapat ku lihat
Hanya itu yang dapat ku kenang
Foto kecil bernuansa
Sumber memori dalam diri
Sabtu, 30 Maret 2013
Rabu, 27 Maret 2013
Tanduk Hitam di Balik Layar Putih
Ku temukan cahaya itu
Kau beri ku harapan suci
Kau menjadikan ku bidadari
Namun apa?
Itu semua cuma akal palsu mu
Mutiara tubuh mu tidaklah putih
Ku melihat tanduk hitam dibalik layar hidup mu
Akankah kau melihat diri ku disisni?
Mata ini selalu menatap bintang
Ku ingin menghapus ingatan ini
Namun apa daya?
Kekuatan cinta ini menarik ku ke liang yang lebih dalam
Lihat lah aku di sini
Lihat lah dalam ,mata ini
Apakah ada kebohongan?
Apa ada makhsud bersemu?
Apa ada niat hitam?
Aku hanya ingin kau menatap ku
Aku hanya ingin kau tahu semua tentang ku
Namun itu hanyalah anai-anai beterbangan
Sekarang ku sadar
Kau bukanlah malaikat tanpa sayap ku
Kau beri ku harapan suci
Kau menjadikan ku bidadari
Namun apa?
Itu semua cuma akal palsu mu
Mutiara tubuh mu tidaklah putih
Ku melihat tanduk hitam dibalik layar hidup mu
Akankah kau melihat diri ku disisni?
Mata ini selalu menatap bintang
Ku ingin menghapus ingatan ini
Namun apa daya?
Kekuatan cinta ini menarik ku ke liang yang lebih dalam
Lihat lah aku di sini
Lihat lah dalam ,mata ini
Apakah ada kebohongan?
Apa ada makhsud bersemu?
Apa ada niat hitam?
Aku hanya ingin kau menatap ku
Aku hanya ingin kau tahu semua tentang ku
Namun itu hanyalah anai-anai beterbangan
Sekarang ku sadar
Kau bukanlah malaikat tanpa sayap ku
Langganan:
Komentar (Atom)